Tanya (?)
Adakah tanya ?
ataukah hidupmu sudah terlalu banyak tanya.?
adakah jawaban ? bukan bukan, maksud aku butuhkan jawaban ? atau bahkan tidak membutuhkan jawaban barangkali.
karena Tidak semua pertanyaan harus dijawab. kadang ada beberapa pertanyaan yg tetap lebih indah menjadi sebuah pertanyaan daripada diberikan jawaban.
yg pintar bukan yg selalu bertanya, yg penurut juga bukan yg diam membisu.
yg terbaik adalah tahu kepada SIAPA pertanyaan itu diberikan, DIMANA tempat yg tepat untuk bertanya, KAPAN pertanyaan dilontarkan, BAGAIMANA pertanyaan itu dipertanyakan, dan APA yg harus ditanyakan !
maka mari kita bertanya tentang sebuah “tanya”..?
bukankah berat menjadi orang yg selalu ditanya ? lantas mengapa marah jika orang2 enggan bertanya, bukankah itu yg terbaik. tidak ada yg bertanya dan lebih memilih kita yang bertanya!
Mengapa senang sekali dengan sebuah pertanyaan ? tahukah kamu tentang apa yg ditanyakan itu ? tahu atau hanya sekedar tahu ? bukankah mengerikan melihat orang berduyun duyun datang bertanya kepadamu ?
kita semakin sering bertanya pertanyaan pertanyaan konyol, layaknya pertanyaan setan. dan sering melupakan pertanyaan penting yg seharusnya dipertanyakan. dan parahnya lagi kita juga berlomba lomba untuk menjawab, menjawab apa saja. bahkan hal yg tidak kita ketahui.
mungkin jika kita sudah sering belajar bertanya, dan pura pura bisa menjawab. pernahkah terpikir untuk sesekali belajar diam. saling bisa menjaga diri, menahan tanya, dan menjaga jawab.
bagaimana kamu berhak bertanya jika diam saja kamu tak bisa ? apalagi menjawab !
aku ?? kamu bertanya aku sekarang menjadi yg ditanya atau yg bertanya ? atau tidak menjadi keduanya. ha.
entahlah.!
ditulis setelah melihat debat pertanyaan yg saling menjatuhkan. saling tidak mau mengalah dan saling merasa paling benar.!
![[PERINGATAN] [didalam tulisan ini terdapat kata kata yg mungkin bagi sebagian orang tidak nyaman.!!]
Habis baca buku ringan namun penuh kesan, berjudul “boys will be boys” tulisan Ryandi rachman. Sumpah, cacat banget nih buku !
buku ini berkisah tentang lingkaran persahabatan di masa masa SMA. Baca buku itu berarti siap siap mengenang keindahan masa SMA, cuman bedanya mereka tokoh dibuku itu absurd semua dan aku sih normal normal saja. ha. normal nakalnya maksudnya.
Rasanya pepatah yg mengatakan “masa masa terindah adalah masa SMA” adalah tidak pernah salah. Sahabat, Cinta, kenakalan, kelabilan, dan segala macamnya itu memang adanya di SMA. lain hal bila sudah kuliah atau kerja, yg ada assigment dan tugas lembur. ha.
Memang tidak semua yg kita dapatkan pada saat ini sekarang adalah selalu dapat dimengerti atau dapat dipahami. kadang campur tangan waktulah yg membuat kita tersadar atas makna dibalik kejadian itu semua. begitu juga masa SMA, mungkin kita pernah berfikir, buat apa sih SMA. buang buang duit aja, kerjaan cuman contek, tidur di kelas, ngintip rok cewe, lihat dada dari celah lengan, saling membandingkan ti**t pas ganti olahraga di kamar mandi, nonton bokep 3gp, ngupil, kayang, nongkrong. ha.
tapi sungguh, setelah beberapa tahun dari masa itu, kita baru sadar. betapa berharganya itu semua.
mungkin kedewasaan kita juga jadi lebih matang, lebih toleran, lebih memahami, dan mampu membaur kepada anak yg lebih muda. itu karena kita pernah “nakal” seperti mereka. negara ini sudah teralu penuh dengan orang orang bermuka datar, mahal senyuman, dan terlalu memetingkan diri sendiri dan golongannya !
pada intinya buku itu mengajarkan sebuah pelajaran berharga dari hidup ini.
1. Tidakkah kalian bosan dengan kekakuan, muka tanpa ekspresi, dan ungkapan ungkapan resmi ? Karena Hidup terlalu luar biasa untuk dijalani dengan biasa biasa saja.
2. Pada saat seperti ini lah sahabat di cari, karena ketika kesuksesan menghampirimu kelak. sosok sahabat begitu susah untuk didapat. semuanya tampak manis, dan tentu saja. bertopeng.! <— okey, saya ralat, nggak semua !
ah Tuhan, aku merindukan umur umur SMA.dan Aku juga merindukan sahabat ! (maaf ini lebih tepat dibilang curhat, ketimbang review)
Recommended Book. !!](http://25.media.tumblr.com/tumblr_m49a8gzHSL1r297ioo1_500.jpg)
